PERNYATAAN SIKAP FSPS TERKAIT THR DICICIL

LAMBANG FSPS

LAMBANG FSPS

Suka dengan Artikel ini silahkan Bagikan
 
  
 more 

Cirebon, fsps.or.id – Pada umumnya setiap tahun dan setiap menjelang hari raya keagamaan maka perusahaan diwajibkan untuk memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pekerjanya, sesuai yang tertuang didalam Peraturan Menteri No. 36 2021 Pasal 1 & 2 (Perusahaan wajib memberikan tunjangan hari raya keagamaan kepada pekerja menjelang hari raya).

Dilansir dari media SingaperbangsaTv, Ariyanto Sekretaris DPC FSPS Cirebon mengatakan “bahwa sesuai dengan aturan regulasi yang ada, THR itu harus di bayar penuh satu minggu sebelum hari raya dan tidak harus dicicil”, ujarnya

Terkait adanya kabar tentang pembagian pembayaran THR dengan kata lain dicicil karena adanya Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja dan itupun berisikan, pekerja harus berdialog dengan pengusaha terkait dampak covid-19, jika memang benar adanya bahwa perusahaan terdampak sesuai fakta yang ada “bukan akal-akalan pengusaha nakal” silahkan berdialog.

Dasuki sebagai Biro Hukum dan Hak Asasi Manusia, juga membenarkan “bahwa terkait regulasi yang ada dan tercantum di Peraturan Menteri bahwa THR itu tidak boleh di cicil, karna manfaatnya tidak mengena sesuai fungsinya nanti jika di bayarkan setelah hari raya, itu namanya bukan tunjangan hari raya jika di bayarkan setelah hari raya”, pungkasnya.

Jika memang terjadi di Tahun 2021 ini adanya Tunjangan Hari Raya yang di cicil seperti di beritakan, maka wajib memastikan bahwa perusahaan benar-benar terdampak Covid-19 atau tidak, kami FSPS akan mengambil sikap dan akan tetap memperjuangkan bipartit, dan kalo tidak ada kesepakatan kita akan lanjut ke Disnaker, ujar ari.

Komentar Facebook

Suka dengan Artikel ini silahkan Bagikan
 
  
 more