Tok !!! Mahkamah Agung Tolak Kasasi PT. Energi Biru Perkasa, 24 Buruh Kontrak Menjadi Tetap

Suka dengan Artikel ini silahkan Bagikan
 
  
 more 

Cirebon,- Para Pekerja yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Singaperbangsa kini mendapatkan kepastian kerja melalui Putusan Mahkamah Agung No. 565 K/Pdt.Sus-PHI/2021.

Sugiyanto yang saat ini menjabat sebagai Ketua SPA FSPS PT. Energi Biru Perkasa melalui pesan singkatnya kepada Singaperbangsa TV mengatakan, “ini merupakan kasus pertama kalinya setelah bergabung bersama FSPS dan berhasil merubah status hubungan kerja (kontrak) menjadi PKWTT (tetap), melalui proses panjang yang tentu saja tidak mudah dan telah diatur didalam UU No. 2 Tahun 2004 seperti Bipartit, Mediasi di Dinas Tenaga Kerja Kab. Cirebon, sampai mengajukan gugatan kepengadilan Hubungan Industrial Bandung lalu akhirnya mencapai titik kepastian hukum yaitu Putusan Mahkamah Agung”, ujarnya.

lebih lanjut kata Sugiyanto, proses panjang yang dimaksud yaitu sebelum melakukan Perundingan Bipartit, kita mencoba membuat bukti untuk memperkuat pembuktian saat di Pengadilan Hubungan Industrial Bandung, dengan cara membuat surat Pelaporan terlebih dahulu ke UPTD Pengawasan Ketengakerjaan Wilayah III Kab. Cirebon, kemudian membuat surat ke Dinas Tenaga Kerja Kab. Cirebon yang tujuannya apakah telah dicatatkan atau tidaknya perjanjian kerja para pekerja ke instansi terkait, yang pada akhirnya kita mendapatkan Nota Pemeriksaan Khusus dan Jawaban dari Dinas Tenaga Kerja Kab. Cirebon, setelah itu barulah kami mengajukan Perundingan Bipartit.

Perudingan Bipartit dan Mediasi berhasil kami lalui dan ternyata tak ada kesepakatan, pada akhirnya kami mengajukan gugatan ke Pengadilan Hubungan Industrial Bandung, lalu Pengadilan memutus perkara ini sejak Rabu, 2 Desember 2020 yang dibacakan oleh Ketua Majlis Hakim Wasdi Permana dengan amar putusan yang salah satunya merubah status Pekerja Kontrak menjadi Tetap, tapi rupanya pihak perusahaan tidak puas dengan putusan ini, yang pada akhirnya mereka melakukan upaya hukum Kasasi dan akhirnya upaya hukum tersebut ditolak oleh Mahkamah Agung, dengan adanya putusan yang sudah berkekuatan hukum tetap ini, mudah mudahan pihak perusahaan segera melaksanakan isi putusan ini,. ujar sugiyanto.

Komentar Facebook

Suka dengan Artikel ini silahkan Bagikan
 
  
 more